Cara Mengupas Kelapa Muda Yang Benar

Hai teman teman apa kabar kalian semua kali ini kita akan membahas tentang cara mengupas kelapa muda yang benar . Kalian juga bisa memanfaatkan sabut kelapa menggunakan mesin pengurai sabut kelapa. Penasaran ? simak sampai akhir yaa..

kelapa muda

1. Warna kulit

Hal pertama yang selalu menjadi perhatian adalah warnanya. Hijau menandakan masih muda, semakin cokelat, tandanya kelapa mulai menua.

Namun, perlu diperhatikan, kalau ada perbedaan antara kelapa yang ditanam di area pegunungan dan pantai. Kelapa muda yang ditanam di area pantai biasanya lebih kekuningan. Meski begitu, kelapa di area pegunungan lebih sedap, karena mengandung banyak air dan dagingnya legit.

2. Batok kelapa

Perhatikan ujung batok kelapa, biasanya terdapat sebuah pola lingkaran. Kelapa muda punya diamater yang lebih kecil dibandingkan yang sudah tua.

3. Kocok kelapa

Cara ini pasti sudah tak asing kamu lihat, kan? Saat mengocok atau mengguncangkan kelapa, kamu bisa tahu seberapa banyak isi air di dalamnya. Kelapa muda punya volume air yang lebih banyak.

4. Tepuk kelapa

Supaya lebih yakin, kamu bisa menepuk kulit kelapa. Kalau terasa getaran, daging di dalamnya masih tipis dan mudah disendok. Sebaliknya, daging kelapa tebal, kalau tidak terasa getarannya.

5. Cara mengupas kelapa

Setelah tahu cara memilih kelapa, ini saatnya untuk mengupasnya. Sebelumnya, kamu harus punya sebilah golok atau pisau besar. Berikut langkah-langkah mengupas kelapa:

  1. Letakkan kelapa di sebuah alas kayu atau bidang datar.
  2. Ayunkan golok ke kelapa muda, kupas sisi-sisinya dari ujung hingga tengah. Supaya lebih mudah, tahan kelapanya.
  3. Kupas bagian batok sedikit, supaya muncul daging buah kelapa.
  4. Lalu, arahkan sayatan pisaumu ke bagian batok yang lancip. Kupas bagian ini supaya bisa melubangi kelapa dengan mudah.

Saat mengupas kelapa muda, tenaga bukanlah segalanya. Pastikan pisaumu tajam, lalu ayunkan dengan santai dan efektif.

Itulah cara memilih dan mengupas kelapa yang baik dan benar. Jadi, kamu bisa mandiri tanpa harus tergantung pada pedagang kelapa yang belum tentu jujur.

Kelapa. Sebagai negara tropis, Indonesia diberkahi tumbuhan yang kaya manfaat ini. Sepertinya dari Sabang sampai Merauke selalu ada kelapa, apalagi daerah yang dekat pantai dan laut. Kalaupun jauh dari sana, pasti pasokan kelapa tak akan menjadi sulit untuk daerah lainnya.

Mulai dari daun, kulit, batok, daging, dan juga air kelapa, semuanya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia. Tapi, yang menjadi masalah adalah, buah kelapa bukan seperti jeruk yang mudah dikupas kulitnya. Kelapa, apalagi yang masih utuh gelondongan, sangat keras dan berat. Kulitnya sangat tebal. Ukuran buah kelapa yang hanya segenggaman tangan orang dewasa pun bisa jadi dua kali lipat besarnya.

Memang, untuk meraih air dan daging kelapa sendiri itu rasanya sulit dibayangkan. Tapi, bayangkan ‘hadiah’ yang bisa kamu dapatkan nanti. Daging kelapa yang lezat, penuh nutrisi, bisa jadi pengganti lemak nabati (santan), airnya bisa diminum langsung atau diolah jadi jadi jus, kuah, bahkan jelly. Sedikit usaha yang akan kamu lakukan sekarang akan sangat sebanding dengan apa yang bakal kamu dapatkan.

Kamu tak perlu menghangatkan dulu kelapa di microwave, kamu tak perlu takut ‘terlalu semangat’ memangkas kulit kelapa hingga akhirnya menghancurkan kelapanya.

Membuka Kelapa Muda

Pertama-tama, mari membahas bagaimana cara mengupas kelapa muda. Tentunya ini akan berbeda jika kamu punyanya kelapa tua (akan dijelaskan di bawah bagaimana cara membukanya). Air kelapa muda rasanya lebih segar dari kelapa tua.

Biasanya kelapa muda suka langsung diminum dan dikeruk dagingnya untuk dimakan, karena dagingnya juga jauh lebih lembut (walaupun lebih sedikit) dibandingkan kelapa tua.

Tapi, air dan daging kelapa muda bisa diolah lagi menjadi aneka makanan dan minuman lainnya seperti kuah bakso, klappertaart, yogurt, dan lainnya. Inilah urutan bagaimana cara membuka kelapa muda sendiri di rumah.

Sebelum itu, tentu kamu harus sudah menyiapkan alatnya. Kalau tidak takut, kamu bisa pakai bedog/golok. Tapi, sebenarnya pisau besar juga bisa digunakan untuk hal ini, kok, asal itu tajam. Psst, kamu juga bisa menggunakan serrated knife (pisau bergerigi).

1. Kupas Bagian Atas Kelapa

Dengan pisau pilihanmu, papas habis kulit di bagian atas kelapa sampai pisau bertemu dengan cangkang kelapa. Cara memapas kulitnya mungkin akan lebih mudah jika kamu mengayunkan pisaunya agak tinggi, tapi hati-hati dengan tangan kamu yang satu lagi yang sedang dipakai memegang kelapa.

2. Buka Batok Bagian Atasnya Saja

Ini lah gunanya pisau bergerigi. Kalau sudah kelihatan puncak batoknya, ‘gergaji’ dengan pisau bergerigi dengan cara memutar, membentuk bulat sempurna. Kamu juga bisa menggoloknya jika sudah terbiasa. Tapi, berhati-hati ketika mengayunkan goloknya, ya. Siapkan juga gelas atau alas lainnya untuk menuangkan air kelapa, karena biasanya air kelapa suka sedikit tumpah-tumpah saat baru dibuka.

Lanjutkan memotong cangkang kelapa bagian ujungnya saja yang tadi sudah digerigi. Tidak perlu buat lubang yang besar jika kamu mau meminum airnya saja. Asal bisa tembus sedotan sudah cukup. Tapi, kalau kamu mau mengorek dagingnya juga, bukalah agak lebar seperti ilustrasi di atas.

Jika sudah terasa ada yang empuk-empuk (itu daging kelapa), cungkil batok kelapa menggunakan pisau mentega, karena lebih aman dan lebih mudah digunakan daripada kalau kamu pakai pisau besar.

Sebagian besar kelapa memiliki area di mana cangkangnya agak lebih tipis di satu sisi. Carilah! Setelah ketemu, letakkan ujung pisau mentega di area yang cangkang kelapanya lebih lembut. Tekan gagang pisau hingga menusuk, lalu cungkil, deh.

3. Belah Dua untuk Ambil Dagingnya

Jika kamu tidak membuka ujung cangkang kelapa terlalu besar, pasti kamu akan kesulitan untuk mengeruk dagingnya. So, belah saja kelapa jadi dua dengan catatan airnya sudah habis kamu minum atau sudah dipindahkan. Caranya sangat mudah, tinggal golok saja bagian tengah kelapa yang sudah terbuka tadi. Nanti dia akan retak dan tinggal kamu belah saja menggunakan tangan.

Kelapa merupakan bahan makanan yang lezat dan serbaguna yang sangat cocok disantap dalam keadaan segar. Mungkin Anda tidak suka membeli kelapa utuh karena menganggap bahwa Anda harus menyiapkan bor, gergaji, dan peralatan lain untuk membukanya. Sebenarnya Anda dapat membuka kelapa dengan benda-benda yang mungkin sudah ada di rumah. Anda bisa memanaskan kelapa di dalam oven untuk melunakkannya sehingga Anda bisa membukanya dengan membenturkan kelapa ke permukaan yang keras. Jika tidak ada oven, Anda bisa memecah kelapa menggunakan palu atau martil. Jika kelapa telah dibuka, gunakan pisau atau pengupas sayuran untuk mengambil dagingnya sehingga Anda bisa menyantapnya.

Mengeluarkan Air dari Kelapa

Buatlah lubang di bagian atas kelapa. Terdapat 3 “mata” atau lekukan di bagian atas kelapa, dan salah satunya paling lunak. Gunakan pisau tajam untuk menusuk setiap lekukan. Jika Anda telah menemukan lekukan yang paling lunak, tusukkan ujung pisau ke dalamnya dan buatlah lubang yang berukuran sekitar 1,5 sentimeter.

  • Anda juga dapat melubangi lekukan menggunakan paku besar atau obeng.

Balikkan kelapa di atas gelas. Anda memerlukan gelas untuk menampung air kelapa. Letakkan kelapa secara terbalik di atas gelas sehingga lubang yang Anda buat berada di atas gelas.

  • Anda juga dapat menampung air kelapa menggunakan mangkuk. Akan tetapi, gelas memiliki ukuran yang pas karena Anda tidak perlu memegang kelapa ketika mengeluarkan airnya.
  • Anda juga bisa menampung air kelapa menggunakan gelas takar.

Biarkan air kelapa benar-benar habis. Setelah ditempatkan di atas gelas secara terbalik, biarkan kelapa tetap di sana selama beberapa menit atau hingga semua air habis. Mungkin Anda harus menggoyangkannya beberapa kali agar air yang masih tersisa bisa keluar.

  • Jika ingin membuka kelapa dengan bantuan oven, Anda harus mengeluarkan airnya terlebih dahulu. Jika airnya tidak dikeluarkan, kelapa dapat meledak di dalam oven apabila terlalu lama dipanaskan.
  • Jika ingin membuka kelapa dengan palu, Anda tidak harus mengeluarkan airnya terlebih dahulu. Namun, dapur bisa berantakan jika airnya masih ada. Jadi, sebaiknya Anda mengeluarkan airnya terlebih dahulu sebelum memukulnya dengan palu.
  • Anda bisa mendapatkan sekitar ½ hingga ¾ gelas (120-180 ml) air kelapa dari satu butir kelapa.
  • Air kelapa muda memiliki rasa yang manis. Jika Anda mendapatkan air yang kental dan berminyak, kemungkinan air tersebut sudah rusak dan harus dibuang.

Nah mungki itu kurang lebih yang dapat saya jelaskan kepada teman teman . Semoga membaantu dan sampai bertemu di artikel artikel selanjutnya.