Minyak Kelapa Untuk Menggoreng

Hai teman teman apa kabar kalian semua? kali ini kita akan membahas tetang minyak kelapa untuk menggoreng. Kalau kalian tau minyak kelapa sangat sehat jika digunakan untuk menggoreng , simak sampai akhir yaa…

minyak kelapa

Belakangan ini, minyak kelapa menjadi trend di kalangan pemerhati diet sehat. Minyak kelapa diklaim sebagai alternatif minyak yang lebih sehat, termasuk untuk menggoreng.

Makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi tentunya harus dibatasi. Pasalnya, konsumsi makanan dengan kandungan lemak jenuhnya yang tinggi dapat meningkatkan kadar LDL dalam darah.

Diana mengatakan cara memasak dengan cara digoreng akan membuat minyak jenuh bahkan bagus. Diana menyarankan minyak yang baik seperti minyak zaitun hingga minyak kanola untuk dikonsumsi mentah, tanpa pemanasan.

Jika memang perlu menggoreng dengan minyak, hal yang harus diperhatikan adalah jumlah minyak yang digunakan. Proses menggoreng dengan banyak minyak, lanjut Diana, juga bisa menambah kalori makanan hingga 150 kalori. Untuk mencegah minyak berlebih saat memasak, penggunaan minyak semprot bisa diperhatikan.

Minyak kelapa termasuk jenis asam lemak jenuh, cukup stabil, mengandung lebih dari 50 persen asam laurat, tidak mudah mengalami oksidasi sehingga tidak mudah tengik, dan banyak digunakan sebagai bahan obat. Ada berbagai macam manfaat minyak kelapa bagi kesehatan:  Sebagai anti virus, anti jamur, anti bakteri.  Merupakan jenis lemak yang cepat terurai di hati, dan digunakan sebagai sumber energi.  Membantu meningkatkan penyerapan asam amino, mineral (seperti kalsium dan magnesium), dan vitamin larut lemak di saluran pencernaan. Minyak kelapa juga merupakan antioksidan alami yang melindungi tubuh dari serangan radikal bebas, memperbaiki sel-sel yang aus, meningkatkan sistem pertahanan tubuh, dan melindungi dari kanker.  Dan yang terpenting, minyak kelapa yang digunakan untuk memasak tidak akan menghasilkan produk yang berbahaya bagi tubuh seperti lemak trans.  Namun, bukan berarti minyak kelapa bisa dikonsumsi sebanyak-banyaknya, karena toh minyak kelapa merupakan salah satu jenis asam lemak jenuh. Konsumsi asam lemak jenuh hanya disarankan kurang dari 7 persen dari total kalori sehari, atau sekitar 1 sendok makan untuk kebutuhan 1.200 kalori sehari.

1. Mengandung lemak jenuh tapi membantu menurunkan berat badan
Ya! Minyak kelapa memang mengandung lemak jenuh. Lemak jenuh harus dihindari karena menambah kalori dan dapat menyumbat arteri.

Uniknya, lemak jenuhnya dalam minyak kelapa adalah asam laurat atau sejenis asam lemak jenuhnya rantai sedang. Asam lemak jenuh rantai sedang sebenarnya mudah dicerna dan bisa langsung diproses oleh hati untuk diubah menjadi energi. Oleh karena itu, asam lemak jenuh rantai sedang juga dapat membantu proses penurunan berat badan.

2. Meningkatkan kolesterol sekaligus menurunkannya
Mengkonsumsi minyak kelapa ternyata dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, baik kolesterol jahat (LDL) maupun kolesterol baik (HDL). Untungnya, Anda bisa menurunkan kadar LDL berkat kandungan asam laurat dalam minyak kelapa. Yeay!

3. Aman untuk menggoreng
Jika Anda suka gorengan, minyak kelapa merupakan minyak goreng yang lebih baik daripada minyak sawit. Pasalnya, minyak kelapa memiliki titik asap lebih tinggi dibandingkan minyak sawit.

Titik asap adalah suhu di mana oli mulai mengeluarkan asap saat dipanaskan.

Hasilnya, minyak kelapa tidak mudah rusak saat digunakan untuk menggoreng, dan hasil gorengan juga lebih bagus (tidak cepat gosong). Anda juga bisa menggoreng hingga 3 kali menggunakan minyak goreng bekas atau minyak goreng dari minyak kelapa.

4. Bisa menjadi pengganti mentega
Minyak kelapa perasan dingin memiliki tekstur seperti mentega, sehingga dapat digunakan sebagai pengganti mentega untuk olesan (rasanya lebih enak!), Atau untuk memanggang.

5. Minyak kelapa bukanlah minyak kelapa murni
Minyak kelapa yang Anda gunakan untuk kebutuhan sehari-hari belum tentu minyak kelapa murni (VCO). VCO adalah minyak murni yang diekstraksi langsung dari daging kelapa segar tanpa pemanasan atau penambahan bahan tambahan.

Meski sama-sama bisa digunakan untuk memasak, termasuk menggoreng, VCO lebih sering digunakan untuk perawatan kesehatan dan kecantikan, sehingga harganya lebih mahal dari minyak kelapa biasa.

Meski memiliki banyak manfaat, sebaiknya jangan mengonsumsi minyak ini secara berlebihan. Toh minyak kelapa merupakan sumber lemak yang juga terbatas jumlahnya di tubuh.

Dilansir dari laman Healthline, untuk tetap mendapatkan khasiatnya, Anda hanya bisa menggunakan minyak kelapa paling banyak 2 sendok makan atau sekitar 30 ml sehari.

Dua sendok makan minyak kelapa menyediakan 18 gram MCT (trigliserida rantai menengah), yang dapat meningkatkan respons metabolisme tubuh, sehingga membantu Anda menurunkan berat badan.

Makan 2 sendok makan minyak kelapa juga merupakan jumlah yang wajar untuk menyisakan ruang bagi sumber lemak sehat lainnya, seperti kacang-kacangan, minyak zaitun, dan alpukat. Ini karena minyak kelapa dan mentega bisa menjadi 40 persen sumber lemak dalam makanan.

Bukan berarti sekali menggunakan dua sendok makan minyak kelapa, kebutuhan lemak Anda dalam sehari langsung terpenuhi. Anda tetap bisa mengonsumsi sumber lemak sehat lain bahkan setelah mengonsumsi 2 sendok makan minyak kelapa.

Nah itu dia tadi sedikit Penjelasan Dari saya , semoga bermanfaat dan sampai bertemu di artikel berikutnya.