Cara Menurunkan pH air Secara Alami dan Kimia (Terbukti Ampuh)

Apakah kalian mengetahui cara menurunkan pH air? Pada pembahasan kali in akan membahas mengenai cara menurunkan pH air pada air minum, air aquarium, air tanam, dan masih banyak lagi. Jika Anda menguji air dan menemukan bahwa tingkat pH cukup tinggi, itu berarti airnya terlalu basa, atau terlalu basa.

Air dengan tingkat pH tinggi bisa mengakibatkan kondisi yang serius, baik itu menggunakannya untuk minum maupun menggunakannya sebagai kolam renang, tangki akuarium, atau air taman.

Misalnya air dengan tingkat pH yang tinggi dapat membuat ikan sangat sakit, sedangkan untuk kolam renangtingkat pH air yang tinggi akan mengiritasi mata dan kulit.

Untungnya, ada beberapa cara menurunkan kadar pH  air yang bisa Anda lakukan sendiri! Yuk simak berikut ini :

Cara Menurunkan pH Air Minum

Cara Menurunkan pH Air

1. Menggunakan Sari Lemon
  • Taruh sari lemon dalam segelas air untuk sekali minum. Jika Anda tidak ingin mengolah air dari sumbernya dan tidak mempermasalahkan rasa jeruk di dalam air
  • Teteskan 2-3 tetes sari lemon ke dalam 240 ml air. Lemon secara alami akan menurunkan tingkat pH air dengan meningkatkan keasamannya.
  • Anda juga bisa menambahkan irisan lemon ke dalam air jika ingin rasa lemon yang lebih kuat.
2. Memasang Filter Air pada Kran

Cara kedua yaitu, Pasang filter air di keran untuk menurunkan pH dari sumbernya.

Filter air bekerja dengan menghilangkan mineral dari air yang dapat meningkatkan pH, termasuk natrium, fluorida, dan kalium.

Bergantung pada model yang dipilih, filter biasanya hanya dihidupkan pada keran hingga terpasang pada tempatnya. Saat Anda menyalakan keran, filter akan menurunkan tingkat pH air.

Baca Juga : Cara Membuat Saringan Air Sederhana dan Efektif

3. Menggunakan Asam Food Grade
Turunkan kadar pH dalam jumlah besar dengan menggunakan food grade acid (aman untuk mengonsumsinya).
Bahan food grade yang mengandung fosfor, asam sulfat, dan asam laktat yang sering digunakan dalam resep masakan.
Misalnya untuk proses fermentasi, akan menurunkan kadar pH. Proporsi asam ini di dalam air akan bergantung pada jenis yang dipilih dan tingkat pH yang ingin Anda capai, jadi sebaiknya baca labelnya dengan cermat.
Produk ini biasanya ada di toko bahan makanan, fermentasi, dan peralatan pembuatan bir.
4. Memasang Sistem Injeksi
Pasang sistem injeksi asam untuk memperbaiki gangguan yang sedang berlangsung.
Sistem injeksi asam akan menyeimbangkan air dengan mendeteksi tingkat pH yang keluar dari sumbernya.

Sistem ini kemudian menginjeksikan asam aman yang dapat dikonsumsi ke dalam aliran air sehingga pH menjadi netral saat keluar dari air.

Cara Menurunkan pH Air Taman

Teliti tingkat pH yang sesuai untuk tanaman tertentu sebelum anda tanam.
Sebelum mencoba menurunkan tingkat pH udara, tumbuhan dapat hidup di lingkungan yang asam.
Beberapa tanaman, seperti azalea dan ubi jalar, lebih menyukai lingkungan asam. Namun, tanaman lain, seperti jati dan bit, tumbuh subur di lingkungan yang netral atau sedikit basa.
Kebanyakan tumbuhan dapat hidup di lingkungan dengan pH 5,5-7,0.
1. Menggunakan Sari Lemon
  • Teteskan sari lemon ke dalam kaleng penyiraman sebagai solusi alami.
  • Jika Anda menambahkan 1/8 sdt (0,5 ml) sari lemon ke dalam 4 liter udara, Anda dapat menurunkan tingkat pH sekitar 1,5 kali.
  • Sari lemon dapat anda peras langsung atau ambil dari botol, tetapi perawatannya 100% murni.
  • Anda juga bisa menggunakan asam sitrat, tapi encerkan dulu dengan sedikit air.
  • Jika Anda berencana untuk memeriksa udara lagi, masukkan sari lemon dan selama 5 menit untuk memastikannya menyebar ke udara.
2. Menggunakan Cuka
  • Tambahkan cuka ke air untuk solusi yang terjangkau.
  • Takar 1 sdm (15 ml) cuka putih dan tuangkan ke dalam 4 liter udara.
  • Keasaman cuka akan membantu menetralkan alkalinitas di udara, dan menurunkan pH dari 7,5-7,7 menjadi sekitar 5,8-6,0.
  • Cuka memiliki pH 2-3 dan jus lemon memiliki pH 2 sehingga pengaruhnya terhadap udara akan serupa.

Menurunkan pH Air Akuarium

Pasang bubbler CO2 untuk menurunkan pH tangki sementara. Menghentikan semburan CO2 ke dalam tangki dapat sedikit menurunkan tingkat pH, dan bahan ini bekerja dengan cepat sehingga cocok jika tingkat pH tiba-tiba melonjak.
Namun harga CO2 bubbling cukup mahal, dan tingkat pH akan naik kembali setelah CO2 habis sehingga tidak cocok sebagai solusi jangka panjang.
Anda bisa membeli CO2 untuk tangki di toko yang mengkhususkan diri pada perlengkapan peralatan.
1. Dengan Filter Osmosis Balik
Coba filter osmosis balik untuk tangki ikan besar. Filter osmosis balik adalah filter yang sangat efisien yang mengingat 99% kontaminan dari air sambil menyisakan ion yang membuat ikan sehat.
Karena kontaminan adalah penyebab tingkat pH, filter akan menurunkannya saat membersihkan udara.
2. Menggunakan Kayu Driftwood/Kayu Apung
Tambahkan kayu apung ke dalam tangki untuk filter dan dekorasi alami. Selain mempercantik tangki Anda, kayu apung secara alami akan menyaring air tangki Anda.
Bahkan sepotong kecil kayu apung akan menurunkan pH tangki dan membantu menstabilkannya.
Kayu apung terkadang mengubah warna air tangki. Untuk mencegahnya, rendam kayu dalam ember selama beberapa hari sebelum memasukkanya ke dalam tangki.
Jangan gunakan kayu apung yang dirancang untuk tangki reptil untuk tangki ikan. Kayu ini bisa dilapisi bahan kimia yang bisa bocor ke air dan melukai ikan.
3. Menambahkan Gambut
Tambahkan gambut ke filter untuk penguatan alami. Karena dapat menggumpal dan mungkin terbuang saat membersihkan tangki, sebaiknya memasukkan gambut ke dalam kantong kain kasa sebelum memasukkannya ke dalam filter.
Gambut akan membantu menyaring secara alami, yang membantu menurunkan tingkat pH di dalam tangki.
Gunakan ukuran filter yang tepat untuk membantu menentukan berapa banyak lumut yang akan digunakan.
Gambut juga mudah mengubah warna tangki. Untuk mencegahnya, rendam selama beberapa hari dalam ember sebelum dimasukkan ke dalam tangki.
Jumlah gambut yang perlu Anda gunakan bergantung pada ukuran tangki dan tingkat pH yang ingin Anda capai.
Bereksperimenlah dengan jumlah gambut yang berbeda untuk menemukan ukuran terbaik untuk akuarium Anda.
4. Menggunakan Daun Catappa
Daun pohon Catappa, atau pohon almond India, mengandung bahan kimia tertentu yang membantu menyaring kontaminan di dalam air.
Taruh  2-3 daun Catappa untuk mendapatkan solusi yang cantik dan sederhana.  Cara ini tidak hanya membantu menurunkan tingkat pH air ke tingkat yang lebih stabil, tetapi bahan kimia tersebut dapat mencegah atau bahkan menyembuhkan beberapa penyakit ikan sehingga menjadi lebih sehat.
Tanin dalam daun Catappa juga bisa sedikit mengubah warna air, tetapi tidak terlalu mencolok jika menggunakan gambut atau kayu apung.
Demikian cara menurunkan pH air minum, semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua. Untuk tips dan informasi lainnya dapat anda kunjungi di web ini timpelbach-lefilm.com