Cara Merakit Sendiri Fresnel LED Untuk Lighting Panggung

Cara Merakit Sendiri Fresnel LED Untuk Lighting Panggung

Harga Sewa Lighting Panggung Jakarta – Setelah Anda berhasil menyiapkan sejumlah peralatan dan bahan untuk merakit sendiri Fresnel LED, selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah proses perakitannya hingga benar-benar selesai dan peralatan bisa difungsikan sebagaimana mestinya.

Sebagai langkap pertama, Anda bisa mencoba LED modul yang telah dilekatkan pada alumunium pendingin dan telah diberikan kipas untuk kemudian dinyalakan dengan memakai power supply sebelum akan dirakit ke dalam sebuah kotal lampu Fresnel. Bila semuanya berjalan dengan baik sebagaimana semestinya, maka LED modul ini akan menyala dengan cukup terang, dan setelah beberapa saat Anda bisa memeriksa apakah proses dari pendinginan memakai alumunium serta kipas tersebut berjalan dengan sempurna atau tidak, yang mana ditandai dengan permukaan alumuniuin yang tidak menunjukan panas yang tampak berlebihan karena rasanya hangat saja.

Namun bila alumunium cukup panas ketika diraba, maka sangat dianjurkan untuk segera mengganti alumunium pendinginnya dengan yang jauh lebih besar maupun dengan memakai kipas yang jauh lebih kuat dan besar lagi. Hal ini penting karena Fresnel LED nantinya akan dinyalakan dalam jangka waktu lama jadi sistem pembuangan kalornya harus berjalan dengan baik.

Untuk bisa mengarahkan sinar LED supaya jauh leih focus dan mengarah ke bagian depannya saja, maka tepat di atas LED modul Anda bisa menambahkan lensa cembung. Ada pun fungsi dari lensa tersebut tidak lain untuk dapat mengarahkan sinar LED hanya ke arah depannya saja. Ada sejumlah ukuran kecembungan lensa dilihat dari spesifikasinya maupun ketika Anda membelinya, Anda bisa melihat berapa derajat sebarah dari arah sinar.

Sebenarnya semuanya tergantung pada pemakaiannya, Fresnel LED ini nanti akan di aktifkan atau di non aktifkan selama penggunaan maupuan Fresnel LED mesti dinyalakan maupun diredupkan saja. Bila hanya berkamsud digunakan secara hidup maupun mati maka semua bahan termasuk LED modul, sistem pendingin juga power supply hanya perlu Anda rakit saja dalam kotak Fresnel untuk menggantikan bohlam halogen yang tersedia. Sedangkan untuk pemakaian kabelnya harus dikoneksikan pada listrik dengan aliran 220 vlot pada power supply yang selanjutnya tinggal dihubungkan pada dimmer pack sebagaimana memasang Fresnel biasa. Akan tetapi sekali lagi,  perlu Anda ingat dengan baik jika lampu led Fresnel ini bisa dinyalakan maupun dimatikan saja namun tidak bisa diredupkan jadi dari DMX Controllernya harus dikondisikan demikian.

Ada oun proses perakitan pada kotak lampu Fresnel harap selalu diperhatikan beberapa hal ini:

  1. Led modul dengan menggunakan alumunium pendingin juga kipas dapat ditempatkan tepat di bohlam halogen sebelumnya dengan cara masih dapat digeser maju atau mundur tepat dari lensa Fresnel jadi masih dapat diatur focus dan lebar dari berkas sinar yang telah terbentk
  2. Power supply dapat ditempatkan di mana pun
  3. Perhitungkan juga supaya proses sirkulasi udara dapat berlangsung dengan baik supaya dapat mendinginkan LED modul

Kenalan Dengan Estonia, Negara yang Punya Sistem Pajak Terbaik

Kenalan Dengan Estonia, Negara yang Punya Sistem Pajak Terbaik

Konsultan Pajak Jakarta – Mungkin Indonesia belum bisa menjadi negara terbaik dengan kesadaran pajak 100%, namun seiring berkembangnya pola pikir dan program-program pajak yang menarik, tidak menutup kemungkinan jika wajib pajak akan terus mengalami peningkatan pembayaran dan pelaporan pajak tiap harinya.

Pernahkah Anda mendengar nama Estonia? Mungkin Anda tidak pernah mendengar sesuatu hal menarik mengenai negara di Eropa ini, namun tahukah Anda jika Estonia merupakan salah satu negara dengan system perpajakan terbaik di dunia, berdasarkan dari keputusan International Tax Competitiveness (ITC) selama 3 tahun berturut-turut.

ITC Index telah mengukur system perpajakan dari masing-masing negara terutama negara anggota OECD lalu memberikan peringkat dilihat berdasarkan berbagai komponen dan variable. Ada pun lima variable yang digunakan untuk mengukur adalah pajak property, pajak pribadi, pajak konsumsi, pajak korporasi dan tentunya International Tax Rules. Maka ditarik kesimpulan oleh ITC Index Ranking jika selama tahun 2014-2016, Estonia konsisten menduduki peringkat pertama sebagai negara di dunia dengan system perpajakan terbaik.

Ciri Khas Sistem Pajak Estonia

Estonia merupakan negara yang ada di Benua Eropa, negara berdaulat yang jumlah penduduknya mencapai 1.34 juta orang yang berada di wilayah Baltik, Eropa Utara. Negara ini berbentuk republic dengan menampilkan corak demokrasi parlementer serta terbagi ke dalam 15 kabupaten.

Kota terbesar yang menjadi pusat pemerintahan Estonia adalah Tallinn. Di kota inilah, penduduk Estonia melakukan berbagai kegiatan. Indeks pembangunan manusia di negara ini sangat tinggi, selain memiliki peringkat pertama di sektor perpajakan, negara ini juga mempunyai peringkat yang cukup tinggi di sektor ekonomi, politik, pendidikan, kebebasan pers dan demokrasi.

Negara ini termasuk negara melek elektronik karena segala system yang ada telah diintegrasikan dengan elektronik, seperti layanan e-banking, e-taxation, e-government dan juga e-service.

Sederhana yang Kuat

Dari luar negara ini tampak sangat sederhana dengan jumlah penduduk yang sedikit, namun bila ditilik lebih dekat, hubungan antar negara dan penduduk sangatlah kuat, keduanya saling menghormati, sehingga kestabilan negara pun tetap terjaga termasuk penduduknya stabil membayar dan melaporkan pajak mereka.

Praktik Toys Photography – Bermain-main Dengan Cahaya

Praktik Toys Photography – Bermain-main Dengan Cahaya

Cahaya adalah salah satu karunia Tuhan yang kita nikmati setiap hari, dengan cahaya kita bisa melakukan banyak hal, salah satunya adalah seni fotografi. Cahaya adalah elemen penting untuk menghasilkan karya foto. Kita tentu akan mengalami kesulitan bahkan mustahil melakukan sebuah sesi pemotretan tanpa cahaya. Dalam fotografi selalu melibatkan tiga unsur, yaitu cahaya, obyek, dan kamera. Tanpa salah satu unsur tadi, maka proses yang dinamai fotografi tidak mungkin terjadi. Fotografi sangat identik dengan merekam cahaya yang memantul dari sebuah obyek yang disebut exposure.

Baca Juga : Jasa Foto Wedding Jakarta Terbaik

Exposure adalah jumlah paparan cahaya yang terima oleh sensor dalam kamera kita dalam suatu pemotretan. Begitu sebaliknya, jika paparan cahaya yang diterima sensor terlalu sedikit atau cepat maka hasil foto menjadi terlalu gelap under exposure. Hampir semua kamera digital saat ini sudah dilengkapi dengan pengukur cahaya yang akan mengatur paparan cahaya secara otomatis untuk memperoleh hasil yang optimal. Cahaya yang merupakan aspek utama dalam fotografi menjadi kajian menarik ketika ia tidak dipandang lagi sebagai obyek riil dalam pengambilan gambar. Yang menjadi menarik ketika duplikasi cahaya ke dalam ranah digital mungkin dilakukan, maka ia memiliki aspek ganda (prima dan komplemen). Gejala proses pencahayan gAnda dalam sebuah proses penyajian karya foto untuk saat ini mudah sekali kita jumpai.

Pada edisi kali ini kita akan mencoba bermain-main dengan dua elemen, yang pertama adalah dengan mainan itu sendiri dan yang kedua bermain-main dengan cahaya. Jika pada edisi sebelumnya kita menggunakan cahaya alami, pada edisi kali ini kita menggunakan reflektor sebagai media bermain dengan cahaya. Toys photography seperti kita ketahui bukan hanya belajar mengenai komposisi, pencahayaan, tetapi kita juga belajar mengenai seni peran, pengenalan karakter mainan yang di foto sangat perlu sebelum kita melakukan sebuah pemotretan, agar sebuah sandiwara kecil yang kita sebut toys photography dapat kita lakukan. Karakter mainan harus bisa terkespos dengan baik pada ekspresi dan bahasa tubuh karakter mainan. Faktor pencahayaan menjadi bagian terpenting agar figure mainan dapat terekpos dengan baik.

Reflektor dapat menghasilkan karakteristik cahaya yang berbeda-beda, berikut ini adalah jenis reflektor dengan warna dan hasil karakteristik yang dihasilkan. Reflektor berwarna putih memiliki karakteristik Cahaya yang dipantulkan lebih sedikit dan lebih lembut dibandingkan reflektor lain seperti perak atau emas. Jika Anda gunakan di luar ruangan dengan memantulkan sumber cahaya matahari maka warna foto akan sedikit hangat. Saturasi warna akan lebih rendah dibandingkan dengan reflektor perak atau emas. Biasanya reflektor putih banyak digunakan para fotografer untuk mengisi sedikit cahaya, atau untuk memotret produk.

Reflektor berwarna perak sifatnya seperti cermin dan memiliki karakteristik Cahaya yang dipantulkan lebih keras dibanding reflektor putih Jika dipakai di luar ruangan dapat memantulkan biru langit, sehingga warna foto yang dihasilkan akan sedikit kebiruan. Jika Anda gunakan dalam ruangan akan menghasilkan warna yang netral. Biasanya, reflektor perak banyak digunakan untuk foto potrait studio, karena di dalam ruangan tidak mengubah warna cahaya dan juga memantulkan cahaya dalam intensitas lumayan besar.