Cara Membuat Kelapa Kering Parut

Tahukah kamu bagaimana cara membuat kelapa kering parut? Nah, kali ini kita akan memberikan pembahasan mengenai cara membuat kelapa kering parut yang mudah dan sederhana. Penasaran bukan? Yuk simak caranya berikut ini !

Seperti yang sudah kita ketahui, kelapa merupakan salah satu penghasil bahan pangan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Hal ini terlihat dari 75% konsumsi minyak nabati dan 8% protein berasal dari kelapa.

Selain itu, tanaman kelapa merupakan tanaman serba guna, yang kesemuanya dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusia dan menghasilkan keuntungan.

Oleh karena itu, kelapa memiliki arti yang sangat penting bagi kehidupan dan perekonomian di Indonesia.

Namun, kelapa sering mengalami ketidakstabilan baik dari segi kuantitas maupun harga.

Ketika kelapa melimpah, harganya akan turun hingga sangat rendah. Mengakibatkan petani mengalami kerugian, sehingga perlu dilakukan optimalisasi pemanfaatan buah kelapa guna meningkatkan nilai jual buah kelapa.

Selain itu, upaya tersebut harus dapat menjamin umur simpan dan khasiatnya, salah satunya diawetkan menjadi kelapa parut kering.

Bagi anda yang belum tahu, kelapa kering merupakan salah satu kegunaan kelapa, dimana kelapa dipotong kecil-kecil atau diparut dan langsung dikeringkan dengan warna putih, melalui proses yang higienis untuk digunakan sebagai bahan makanan.

Bentuk produk parutan bisa bermacam-macam tergantung tujuan penggunaan dan bisa juga ditambah dengan atau tanpa gula.

Sebenarnya, produk kelapa parut kering sudah lama digunakan oleh konsumen di Indonesia.

Mengingat Indonesia memiliki sumber daya perkebunan kelapa yang melimpah, produk kelapa parut kering ini dapat menjadi peluang untuk pengembangan agroindustri kelapa.

Bahkan bisa dijadikan peluang bisnis bagi kita, jika kita bisa mengolahnya.
Warna kelapa parut kering yang diinginkan adalah putih alami dengan aroma atau rasa yang tidak berubah sehingga nantinya dalam penggunaannya dapat dihasilkan produk yang berkualitas baik.

Kelapa parut kering sendiri bisa digunakan untuk membuat roti, biskuit, manisan atau bisa diambil santannya.

Proses Cara Membuat Kelapa Kering Parut

Cara Membuat Kelapa Kering Parut

Proses pembuatan kelapa kering parut meliputi pengupasan sabut, pemisahan tempurung, pembuangan daging, pelepasan testa, pencucian, pensterilan, penghancuran, pengeringan, sortasi dan pengepakan.

Tahapan pengolahan kelapa parut kering adalah sebagai berikut:

  • mengupas buah
  • menghilangkan kulit luar berwarna coklat (testa) dari bagian putih
  • mencuci
  • mensterilkan bagian putihnya. dengan uap pada suhu 80 ° C
  • parut/cacah putih lembaga menjadi partikel halus
  • pengeringan pada suhu 77 ° – 82 ° C selama 40 – 45 menit
  • pendinginan
  • kemasan.

Baca Juga :

Proses lengkap pembuatan kelapa parut kering adalah sebagai berikut:

1. Pemilihan Kelapa (Seleksi)

Untuk mengolah kelapa parut kering, perlu dilakukan pemilihan kelapa yang akan digunakan berdasarkan kematangan dan kualitasnya.

Varietas kelapa perlu diperhatikan karena terdapat perbedaan hasil antara varietas yang berbeda atau varietas yang sama tetapi pada tempat tumbuh yang berbeda.

Kelapa besar belum tentu memiliki daging yang tebal. Varietas dengan kandungan minyak tinggi lebih disukai karena cita rasa produk dipengaruhi oleh kandungan minyak kelapa.

2. Pengupasan Sabut Kelapa (Sekam)

Pengupasan sabut kelapa dapat dilakukan di lokasi kebun kelapa atau di rumah petani kelapa. Butir kelapa tanpa sabut langsung dibawa ke pabrik.

Cara ini dapat menekan biaya transportasi karena berat dan volume buah kelapa yang lebih kecil. Upaya dilakukan agar pada setiap pengupasan sabut, batok kelapa tidak pecah.

3.“Seasoning”

Sesampainya di pabrik, buah kelapa disortir dengan hati-hati untuk memastikan bahwa buah kelapa yang akan diolah memiliki kualitas yang baik.

Barang yang tidak bagus dipisahkan. Sangat penting untuk menggunakan kelapa yang sudah matang, karena kelapa yang masih mentah memiliki kandungan minyak yang rendah dan tidak akan menghasilkan produk yang berkualitas tinggi.

Demikian pula kelapa yang berkecambah dan pecah/rusak tidak baik digunakan karena menghasilkan produk berwarna yang tidak menarik.

Penyimpanan terlalu lama tidak diperbolehkan, sedangkan untuk kelapa matang tidak perlu “Seasoning”.

4. Penembakan| Cara Membuat Kelapa Kering

Tempurung kelapa dipisahkan secara manual dengan kapak kecil atau pisau oleh tenaga berpengalaman.

Mengupas cangkang tidak boleh merusak buah, karena akan mempersulit proses pelepasan testa.

5. Pengupasan Testa (Pengupasan)

Permukaan luar daging buah kelapa ditutupi oleh selaput berwarna coklat yang disebut testa.

Testa dikupas dengan alat pengupas seperti pengupas kentang. Biasanya pekerjaan ini dilakukan oleh wanita.

Seorang pengupas dapat mengupas 1000 butir kelapa dalam waktu 8 jam.

Sebanyak 12-15 persen daging buahnya juga terpisah, sehingga kulit buah ini masih bisa digunakan.

Kulit yang dikupas ini jika diekstraksi akan menghasilkan minyak yang berkualitas rendah atau dapat juga digunakan sebagai pakan ternak.

6. Memotong dan Mencuci

Daging kelapa dibelah dua dan airnya dibuang. Setelah dicuci, daging kelapa dipotong kecil-kecil.

Pemotongan ini bertujuan untuk memperbesar permukaan daging kelapa sehingga bahan pengawet dapat dengan mudah meresap ke dalam jaringan sel daging.

7. Sterilisasi (Sterilisasi)

Sterilisasi bertujuan untuk membunuh kuman penyakit. Keracunan sering disebabkan adanya Salmonella dalam kelapa kering.

Potongan kelapa direndam dalam air mendidih dalam bak mandi selama 1,5 menit. Cara ini dapat menurunkan kualitas kelapa parut kering karena panas dan air rendaman akan mempengaruhi warna kelapa parut kering.

Cara sterilisasi lainnya adalah dengan mengukus potongan kelapa selama 5 menit pada suhu 88°C atau 8-10 menit pada suhu 70° – 80°C.

Sterilisasi daging kelapa dapat menyebabkan kerusakan rasa, tekstur bahan menjadi lunak, berubah warna karena proses karamelisasi.

8. Memotong dan Mencabik

Potongan-potongan kecil daging kelapa dimasukkan ke dalam mesin pemotong untuk mendapatkan bentuk yang diinginkan.

Untuk potongan yang sangat halus (fancy cut), seperti pita, slab dilakukan dengan “thread mill” atau mesin parutan, sedangkan parutan kelapa yang berbentuk butiran dihaluskan dengan disintegrator.

9. Pengeringan| Cara Membuat Kelapa Kering

Umumnya kadar air dalam daging kelapa parut/irisan di atas 50 persen dan harus dikurangi menjadi 3 persen.

Pengeringan dilakukan pada suhu 60° – 70°C selama 20 – 40 menit. Namun, setiap pabrik mengembangkan metode pengeringannya sendiri.

Demikian informasi tentang cara membuat kelapa kering parut. Semoga bisa menjadi referensi bagi anda semua jika ingin membuat dan memproduksi kelapa parut kering sendiri di rumah. Semoga bermanfaat, dan terima kasih.