Perbedaan Kopi Robusta Dan Arabika

Berikut ini perbedaan kopi robusta dan arabika yang jarang sekali di ketahui dan kebanyakan orang mengangapnya sama, langsung saja tanpa basa basi 

Perbedaan Kopi Robusta Dan Arabika
1.Dari Rasa Dan Aroma

Kopi Robusta dikenal dengan rasa pahitnya, sedangkan Arabica tidak. Kandungan gula kopi arabika cukup besar. Oleh karena itu, banyak orang lebih mudah menikmati kopi arabika. john Lee menambahkan Arabica memiliki rasa yang lebih kaya. Kopi jenis ini memiliki rasa yang manis, asam, asam, sedikit pahit, dengan body yang lebih seimbang.

Selain itu, Arabica memiliki berbagai macam rasa, seperti rasa buah-buahan, kacang-kacangan atau biji-bijian. Inilah mengapa kopi arabika menjadi kopi favorit dibandingkan kopi robusta.

2.Sejarah

Anda dapat membedakan antara kopi Robusta dan Arabika dari sejarahnya. Menurut sejarah, tanaman kopi arabika pertama kali ditemukan di Etiopia. Belakangan, kopi mendapatkan popularitas di kalangan orang Arab sebagai minuman dan menyebar ke seluruh dunia. Sejarah kopi robusta, dengan nama latin Coffea Canephora, pertama kali ditemukan di wilayah Belgia dataran Afrika, Kongo pada tahun 1898. Tanaman biji kopi robusta ini berasal dari benua Afrika yaitu Kongo, Sudan, Liberia dan Uganda.

Kopi arabika awalnya berasal dari Etiopia dan dibawa ke Yaman oleh para saudagar Arab. Saat itu, menjadi populer di kalangan orang Arab untuk merebus ekstrak biji kopi Arabika dengan air panas untuk membuat minuman yang menyegarkan.

3.Bentuk Biji

Perbedaan paling mendasar antara kopi Arabica dan Robusta adalah bentuk bijinya. Biji kopi robusta umumnya lebih kecil dan bulat. Warnanya juga lebih pucat dan lipatan tengahnya kurang terlihat. Biji kopi arabika berbentuk lebih lonjong, lebih tinggi, dan memiliki garis lipatan tengah yang lebih tegas.

4.Ketinggian Tempat Tumbuh

Kedua jenis kopi ini memiliki karakteristik yang berbeda dan juga ditanam pada ketinggian yang berbeda. Menurut pernyataan John Lee, veteran roaster dan direktur Tanamera Coffee, kopi arabika perlu ditanam di lokasi yang lebih tinggi untuk menghasilkan rasa asam, arabika juga perlu lebih diperhatikan karena lebih lembut dan rentan terhadap penyakit.

Di sisi lain, tanaman kopi Robusta cenderung lebih tahan banting dan dapat ditanam di daerah dataran rendah; 200-800 meter. Biji kopi tidak mudah rusak oleh hama. Oleh karena itu, produksi kopi Robusta per hektarnya juga lebih tinggi dan membutuhkan biaya produksi yang relatif rendah.

5.Kadar Kafein

Jika Anda mencari kopi yang bisa langsung dibaca, sebaiknya pilih varietas Robusta. Karena kandungan kafein pada kopi Robusta lebih tinggi dibandingkan dengan Arabica. Hal ini membuat rasanya semakin pahit. Biji kopi robusta mengandung 2,7 persen kafein, sedangkan Arabika hanya mengandung 1,5 persen kafein.

6.Kadar Asam

Pada dasarnya, kopi termasuk dalam kategori minuman asam karena memiliki pH 5-6. Namun, setiap jenis kopi memiliki tingkat keasaman yang berbeda. Biji kopi robusta memiliki pH yang lebih tinggi sehingga memiliki tingkat keasaman yang lebih rendah dibandingkan dengan arabika. Namun, keasaman Arabika yang lebih tinggi tidak membuatnya berbahaya bagi penderita asam lambung.

7.Aroma

Perbedaan kopi Arabica dan Robusta terletak pada aromanya. Biji arabika memiliki aroma yang lebih floral. Kopi Robusta, di sisi lain, memancarkan aroma yang lebih bersahaja dan lebih nuttier. Karena arabika memiliki tingkat keasaman yang lebih tinggi, maka arabika memiliki aroma buah yang dominan sedangkan robusta memiliki aroma nutty.

Selain cita rasa khas kopi arabika berupa sedikit kekentalan (body) dan tingkat keasaman yang lebih tinggi dibandingkan kopi lainnya, kopi arabika juga memiliki profil aroma yang sangat unik, beberapa diantaranya memiliki aroma khas yang mengingatkan pada lemon (lemon). .seperti madu

8.Harga 

Karena perkembangbiak yang lebih sulit dan waktu panen yang lebih lama, biji kopi Arabika lebih mahal daripada kopi Robusta. Sebagai perbandingan, harga kopi Arabica bisa dua hingga tiga kali lipat lebih mahal dari Robusta. Sebagian besar kopi Arabika juga merupakan kopi spesial berkualitas tinggi. Kopi Robusta saat ini banyak digunakan sebagai kopi instan karena kandungan kafeinnya yang tinggi dan cocok dikonsumsi saat Anda membutuhkan penambah energi yang cepat.

9.Budidaya

Hampir 75% produksi kopi dunia adalah kopi arabika. Produksi kopi Robusta hanya sekitar 25%. Kopi Robusta ditanam secara eksklusif di Belahan Bumi Timur, khususnya di Afrika dan Indonesia. Kopi arabika juga ditanam di Afrika dan Papua Nugini, tetapi mendominasi di Amerika Latin. Kolombia hanya memproduksi kopi Arabika sementara negara lain seperti Brasil dan India memproduksi kopi Arabika dan Robusta.

10.Tinggi Pohon

Kopi robusta memiliki bentuk yang lebih bulat, sedangkan arabika lebih lonjong. Dari ketinggian tanaman, kopi Robusta bisa tumbuh hingga 4,5-6 meter. Sedangkan Arabika hanya bisa mencapai ketinggian 2,5 hingga 4,5 meter, 3 September 2019Perbedaan kedua varietas tersebut terletak pada bentuk biji kopinya. Kopi robusta memiliki bentuk yang lebih bulat, sedangkan arabika lebih lonjong. Dari ketinggian tanaman, kopi Robusta bisa tumbuh hingga 4,5-6 meter. Sedangkan Arabika hanya bisa mencapai ketinggian 2,5 sampai 4,5 meter

Itulah perbedaan kopi robusta dan kopi arabika yang sangat banyak dan bisa menambah wawasan serta ilmu pengetahuan anda, dan jika anda ingin mengolah biji kopi atau ingin membuka usaha kopi saya sangat sarankan untuk membeli mesin kopi di cv rumah mesin selain sudah standar nasional indonesia tentunya juga sangat berkualitas, sekian terimakasih.