Fungsi Arti Kegunaan Cutting Tools di sektor Industri

Bagi anda para engineer dan teknisi yang telah terbiasa dengan bagian mekanik tentu mengenal alat yang dapat digunakan untuk mendapatkan hasil mekanik yang anda inginkan. Ada banyak alat yang biasa digunakan oleh para engineer untuk menghasilkan desain mekanik yang presisi dan fungsional. Salah satu alat yang wajib diketahui oleh engineer adalah alat pemotong atau yang dikenal dengan istilah cutting tools. Alat pemotong yang digunakan untuk mekanik tentu bukan sembarangan, bukan alat pemotong seperti pisau ataupun gunting yang biasa kita gunakan. Cutting tools umumnya digunakan untuk memotong bahan atau material industri yang ukurannya besar dan atau tebal seperti plat, besi, triplek maupun material serupa lainnya.

Penggunaan cutting tools dalam dunia teknisi harus mengutamakan hasil yang presisi dan ketelitian yang tinggi sesuai dengan desain mekanis yang telah dirancang engineer. Untuk itu bagi Anda yang belum mengetahui mengenai cutting tools secara detail, sebaiknya membaca terlebih dahulu uraian mengenai cutting tools berikut.

Mengenal Cutting Tools

Cutting tools atau alat pemotong digunakan hampir disemua mesin produksi. Penggunaan alat potong pada mesin produksi contohnya adalah mesin bubut, mesin sekrap, mesin frais, dan juga mesin bor. Kualitas cutting tools diamati dari segi efisiensi potongan dan juga performa dari hasil potongan. Efisiensi potongan meliputi ketelitian hasil potong dan tingkat presisi yang dihasilkan cutting tools. Sedangkan untuk performa cutting tools dilihat dari hasil desain potongan yang rapih dan sesuai dengan desain rancangan mekanik.

Penggunaan cutting tools memiliki peranan penting terutama dalam pemotongan logam. Penggunaan logam menjadi bahan yang sering digunakan pada mesin-mesin produksi. Banyak jenis material lain yang digunakan pada mesin-mesin industri. Kunci utama dalam menggunakan alat pemotong pada mesin industri tersebut adalah material alat pemotong harus lebih keras dari material bahan yang akan dipotong.

Mendapatkan hasil potong yang baik tentu menjadi tujuan utama dari alat pemotong. Untuk itu Anda perlu mengetahui terlebih dahulu sifat cutting tools dengan kualitas yang mumpuni.

  1. Material alat pemotong tahan terhadap suhu yang tinggi.
  2. Cutting tools yang baik dapat memotong dengan baik tanpa menyebabkan aus.
  3. Efisiensi cutting tools tidak menghabiskan banyak material yang dipotong dan tidak mengurangi ukuran material yang dipotong.

Fungsi Cutting Tools

Secara umum fungsi cutting tools adalah sebagai pemotong. Namun tahukah Anda hasil potong apa saja yang dapat dilakukan dengan menggunakan cutting tools? Berikut adalah jenis hasil potong yang dapat dihasilkan oleh cutting tools.

  1. Pembuatan pahatan

Alat potong yang biasa digunakan untuk menghasilkan pahatan adalah mesin bubut. Mesin bubut dapat membuat pahatan untuk bagian luar maupun bagian dalam, hal ini tergantung kebutuhan pekerja.

  1. Pembuatan lubang

Pembuatan lubang atau dikenal dengan istilah melakukan pengeboran dilakukan dengan menggunakan mesin bor yang telah dilengkapi dengan mata bot. Penggunaan alat ini sangat umum di lingkungan, misalkan saja untuk membuat lubang pada dinding rumah. Selain itu terdapat berbagai jenis alat potong untuk pengeboran tergantung dengan kebutuhan pekerja

  1. Pembuatan alur

Pembuatan alur biasanya dilakukan untuk memperkasar suatu permukaan dari material yang licin. Alat yang digunakan untuk pembuatan alur dikenal dengan nama kartel. Kartel dapat menghasilkan bentuk alur yang bervariasi tergantung pada jenis gigi kartel yang digunakan.

Prosedur mengoperasikan dan perawatan cutting tools

Dalam menggunakan alat pemotong hal paling penting yang harus dimiliki oleh operator cutting tools adalah keuletan dan mampu bekerja dengan hati-hati dan teliti. Penggunaan alat pemotong tentu tidak sama untuk setiap jenis cutting tools. Terdapat perbedaan dalam mengoperasikan alat pemotong dan juga merawat alat tersebur. Berikut ini adalah penjelasan tentang cara umum menggunakan alat pemotong serta perawatannya.

Cara umum menggunakan alat pemotong :

  1. Lakukan pemeriksaan sebelum menggunakan alat pemotong. Pastikan mesin pemotong telah terpasang dengan benar, untuk menghindari kemungkinan terlepasnya mesin pemotong.
  2. Posisikan material yang akan dipotong dengan posisi yang benar, lakukan lah kalibrasi alat terlebih dahulu sebelum memotong material.
  3. Pastikan sudut potong yang digunakan telah benar.
  4. Gunakanlah Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
  5. Hidupkan mesin cutting tools dan pastikan mematikan mesin cutting tools sebelum memeriksa hasil potong.

Cara perawatan cutting tools

  1. Bersihkan mesin cutting tools secara rutin, terutama memastikan pendingin mesin cutting tools masih bekerja dengan baik.
  2. Pertahankan suhu ruangan yang menyimpan cutting tools tetap kering dan tidak lembab. Hal ini untuk menghindari terjadinya korosif, terutama untuk mesin yang umumnya berbahan logam.
  3. Menjaga pisau pemotong tetap tajam dan terhindar dari abrasif. Perawatan pisau pemotong dapat menggunakan alcohol atau tergantung pada jenis mesin cutting tools yang digunakan
  4. Gunakanlah pendingin untuk menjaga menjaga usia alat potong, dan juga dapat mencegah dari menempelnya serpihan pada kepala pahat.

 

Karakteristik Bahan cutting Tools

Sebelum mengenal jenis material yang digunakan untuk pembuatan cutting tools, maka sebaiknya lebih dulu memahami karakteristik bahan yang diperlukan untuk cutting tools. Karakteristik bahan adalah penilaian dasar untuk memilih bahan yang akan digunakan sebagai cutting tools.

  1. Kekerasan bahan cutting tools harus disesuaikan dengan suhu saat mesin dihidupkan. Untuk itu kekerasan material harus disesuaikan dengan fungsi cutting tools nantinya.
  2. Ketangguhan cutting tool diperhatikan untuk mengatasi gaya impak yang terjadi saat mesin dioperasikan.
  3. Memiliki ketahanan terhadap aus. Ketahanan terhadap aus akan menjadi tolak ukur umur cutting tools.
  4. Stabil terhadap bahan kimia, sehingga tidak mengalami perubahan saat bereaksi dengan bahan kimia tertentu.

Macam-macam material Alat Potong

Material alat potong yang digunakan akan menentukan jenis material yang dapat dipotong oleh cutting tools tersebut. Terdapat berbagai material cutting tools, disini akan dijelaskan empat jenis material yang paling sering digunakan sebagai material alat potong.

  1. High Speed Steel (HSS)

Material HSS memiliki karakter bahan yang keras sehingga juga memiliki tingkat kekuatan yang tinggi. HSS adalah bahan yang umum digunakan untuk alat potong, contoh alat potong yang menggunakan HSS adalah mata bor dan juga tap.

  1. Karbid

Karbid meruapakan material yang dihasilkan dari perpaduan bahan berupa serbuk yang kemudian dijadikan satu dengan menggunakan bahan binder metal. Dibandingkan dengan HSS, karbid memiliki tingkat kekerasan yang melebihi HSS

  1. Keramik

Material keramik biasa digunakan untuk jenis alat potong dengan bahan yang tidak terlalu keras. Material keramik memiliki struktur yang tajam dan memiliki tingkat aus yang rendah saat melakukan pemotongan

  1. Baja Karbon

Material baja digunakan pada alat potong yang berfungsi untuk memotong bahan dengan tingkat kekerasan yang tinggi. Seperti untuk pemotongan logam dan besi. Baja juga mempunyai karakter yang tahan terhadap panas, sehingga cocok digunakan untuk material alat potong yang berukuran besar.