Perbandingan Asuransi Kesehatan Terbaik dan Asuransi Pemerintah Yang Harus Diketahui

Sebenarnya letak perbedaan antara kartu kesehatan yang diberikan pemerintah dan juga swasta tidak terlalu berbeda. Akan tetapi pasti ada beberapa perbedan yang terdapat di dalamnya. Berikut ini adalah perbandingan antara Asuransi Kesehatan Terbaik dan Asuransi Pemerintah.

Perbandingan Asuransi Kesehatan Pemerintah dan Swasta

Kartu

Kartu asuransi dari pemerintah atau BPJS hanya akan bisa digunakan di rumah sakit- rumah sakit tertentu saja seperti rumah sakit milik pemerintah tetapi ada beberapa rumah sakit swasta yang menerimanya sedangkan kartu asuransi swasta bisa digunakan di rumah sakit manapun.

Sistem pendaftaran

Kartu asuransi milik pemerintah cemderung menggunakan dokumen-dokumen atau syarat-syarat yang mudah apabila dibandingkan dengan asuransi kesehatan swasta.

Biaya

Kartu BPJS milik pemerintah memang mewajibkan iuran atau premi dengan biaya yang murah dan sesuai dengan kondisi ekonomi atau keuangan orang tersebut. iuran tersebut bisa dimulai dengan Rp. 25.500 per bulan sampai 59.500 perbulan sedangkan kartu kesehatan milik swasta bisa mencapai Rp. 300.000 sampai Rp. 500.000 per bulannya.

Layanan

Sistem layanan BPJS harus mengikuti prosedur dan ketentuan yaitu penggunaan kartu BPJS ke rumah sakit harus terlebih dahulu didapatkan dari rujukan pukesmas atau lainnya. Jasi pasien harus terlebih dahulu melakukan perawatan ke puskesmas, jika puskesmas memberi rujukan ke rumah sakit barulah bisa pasien tersebut bisa dirawat di rumah sakit menggunakan kartu BPJS. Selain itu, pasien tidak bisa memilih rumah sakit mana yang akan merawatnya. Berbeda dengan kartu asuransi kesehatan milik swasta yang boleh melakukan perawatan ke rumah sakit langsung asalkan rumah sakit tersebut memang sudah bekerja sama dengan pihak asuransi kesehatan swasta tersebut.

Usia

Pihak BPJS tidak membatasi usia untuk menggunakan perawatan menggunakan kartu BPJS sedangkan kartu asuransi swasta membatasi usia. Untuk usia tidak produktif atau manula dengan usia 55 tahun ke atas akan ditolaknya.

Cara mendaftar

Cara melakukan pendaftaran atau memperoleh kartu asurasni kesehatan pemerintah dan swasta.

Mengajukan Asuransi Melalui BPJS secara langsung

Cara yang pertama yaitu cara mengajukan atau mendaftarkan diri kepada BPJS secara langsung. Berikut ini adalah syarat-syarat yang harus dipenuhi.

  1. Kartu keluarga (KK)
  2. Kartu identitas (KTP,SIM, atau paspor)
  3. Fotokopi akta kelahiran anak jika sudah memiliki anak
  4. Fotokopi buku nikah apabila sudah menikah
  5. Menyediakan foto ukuran 3×4 dua lembar atau lebih
  6. Bagi warga negara asing harus membawa Kartu izin tinggal terbatas (KITAS) atau kartu izin tinggal tetap (KITAP)

Syarat-syarat tersebut harus disiapkan kemudian bisa dibawa dan datang ke kantor BPJS. Inilah beberapa langkah-langkah dalam mendaftarkan diri ke BPJS

  1. Pendaftar dipersilahkan untuk mengisi beberapa data di kertas formulir yang sudah disediakan. Pendaftar harus meneliti data yang sudah diisi hingga benar dan lengkap sehingga dipastikan sudah tidak ada kesalahan.
  2. Setelah selesai mengisi formulir dengan lengkap dan benar, pendaftar bisa mengumpulkan formulir kepada pertugas BPJS yang sedang bertugas di sana
  3. Setelah selesai, pendaftar akan diberikan nomor virtual account
  4. Kemudian pendaftar juga kan diberitahu berapakah iuran yang akan dikeluarkan untuk kartu BPJS
  5. Pendaftar melakukan pembayaran untuk mencetak kartu JKN-KS kemudian memberikan bukti pembayarannya.
  6. Petugas BPJS akan memberikan kartu JKN-KS setelah dicetak. Kartu BPJS biasanya sudah bisa digunakan setelah 14 hari masa kerja setelah dicetak.

Mengajukan Asuransi BPJS secara online

Syarat-syarat yang dibutuhkan saama dengan syarat-syarat ketika ingin mendaftar secara offline. Berikut cara-caranya:

  1. Pastikan dokumen-dokumen sudah dipersiapkan
  2. Pendaftar bisa membuka alamat website resmi BJPS yaitu bpjs-kesehatan.go.id bisa menggunakan ponsel atau laptop, komputer
  3. Setelah membuka halaman utama website, pendaftar akan diminta untuk mengisi data-data diri di formulir yang sudah disediakan. Pastikan mengisi dengan lengkap dan benar sampai tidak ada yang terlewati.
  4. Kemudian setelah mengisi formulir dengan lengkap dan benar, pendaftar akan diminta untuk memilih jumlah iuran yang nantinya akan dibayar oleh pengguna BPJS. Iuran ini bisa dipilih sesuai dengan keadaan ekonomi pendaftar.
  5. Setelah selesai mengisi, pendaftar bisa langsung menyimpan formulir tersebut kemudian pendaftar akan diberikan nomor registrasi dari pihak BPJS melalui alamat surel pendaftar.
  6. Setelah selesai, pendaftar bisa mencetak virtual account dan bisa melakukan pembayaran ke bank yang telah dipilih.
  7. Setelah membayar, pendaftar aka mendapatkan kartu e-ID BPJS yang dikirimkan melalui surel
  8. Pencetakan kartu bisa dilakukan di kantor cabang BPJS.

Mengajukan Asuransi Kesehatan Terbaik Swasta secara langsung

Berikut ini adalah langkah-langkah mengajukan atau mendaftarkan diri untuk mendapatkan kartu asuransi kesehatan terbaik swasta.

  1. Pendaftar harus melakukan perjanjian terlebih dahulu untuk bertemu dengan pihak kesehatan asuransi swasta tersebut.
  2. Setelah sepakat menentukan hari, pendaftar bisa mendatangi kantor asuransi kesehatan tersebut
  3. Di sana pendaftar akan diminta membawa beberapa dokumen seperti KK, KTP, dan juga akta kelahiran anak
  4. Setelah membawa dokumen-dokumen tersebut, pihak asuransi akan melakukan wawancara kepada pendaftar tentang data-data diri yang diperlukan
  5. Setelah proses wawancara kemudian pihak asuransi akan menjelaskan secara rinci tentang kartu asuransi, tentang keuntungan yang didapatkan, serta beberapa hak dan kewajiban pendaftar.
  6. Setelah pendaftar sudah memahami, biasanya terdapat kesepakatan antara pendaftar dan pihak asuransi kemudian pendaftar akan diminta mengisi beberapa data kemudian menandatangani beberapa dokumen
  7. Setelah selesai, data tersebut akan diberikan ke kantor pusat swasta.

Pendaftaran kartu asuransi swasta secara online

  1. Pendaftar terlebih dahulu menyiapkan beberapa data seperti KK, KTP, akta kelahiran
  2. Kemudian pendaftar bisa membuka alamat website perusahaan asuransi kesehatan swasta yang dituju
  3. Kemudian pendaftar akan diminta mengisi formulir yang sudah disediakan
  4. Setelah sudah mengisi formulir dengan benar dan lengkap kemudian pendaftar akan diminta untuk memilih kemudian mengisi jumlah iuran yang akan dilakukan
  5. Selanjutnya, pendaftar bisa menyimpan data-data yang telah diisi
  6. Setelah itu, pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi dari surel yang sudah diberikan
  7. Pendaftar akan diberikan lembar virtual account yang dikirim melalui surel
  8. Pendaftar bisa melakukan pembayaran dengan membawa lembar virtual account
  9. Setelah selesai melakukan pembayaran, pendaftar hanya perlu menunggu panggilan dari pihak perusahaan asuransi swasta.

Itulah beberapa perbedaan antara asuransi kesehatan pemerintah dan swasta. Semoga bermanfaat. Sumber Artikel : https://agenasuransijiwa.co.id/asuransi-kesehatan/