Sinopsis Film Komedi Warkop DKI Reborn 3

Warkop DKI kembali lagi dengan judul ‘Warkop DKI Reborn’. Film ini bergenre komedi dan disutradarai oleh Rako Prijanto dan akan rilis pada tanggal 12 September 2019 mendatang. Film ini akan tayang diseluruh bioskop Indonesia. Film Warkop DKI Reborn 3 ini bercerita tentang tokoh utamanya yaitu Dono, Kasino, dan Indro yang mendapat tugas menjadi agen polisi rahasia. Pemeran Warkop DKi kali ini cukup unik dibuatnya karena penampilan ekstrim yang dilakukan oleh actor yang memainkannya.

Contohnya peras Dono dimainkan oleh Aliando Syarif. Penonton dibuat terkejut dengan penampilannya yang sangat beda dan totalitas. Jika penonton tidak mengenal pemain siapa pemain Dono, maka mereka tidak akan bisa menebak bahwa Aliando-lah yang memerankannya. Kasino yang tampan di perankan oleh Adipati Dolken, sedangkan Indro diperankan oleh Randy Nidji.

Film ini menceritakan kisah perjalanan mereka Mereka bekerja dibawah komandan Cok. Komandan Cok baru kehilangan tangannya saat menelusuri adanya money laundry di dunia perfilman Indonesia. Dari misi itu, Warkop DKi berhasil masuk ke dalam dunia film dan terlibat dalam pembuatan film komedi. Mereka berpasangan dengan aktris sinetron yang kemudian pindah ke dunia film yaitu bernama Inka.

Saat penelusuran Warkop DKI malah terjebak di sebuah ruangan bersama Inka. Mereka kemudian tidak sadarkan diri dan ketika terbangun sudah berada di padang pasir. Tapi Inka menghilang. Mereka kemudian mencari jejak Inka namun malah membawa mereka ke petualangan komedi yang semakin seru.

Selain pemeran utama yang memainkan ketiga tokoh legendaris tersebut, Film ini juga dimeriahkan oleh pemeran lain seperti Indro Warkop, Mandra, Salshabila Adriani, Ganindra Bimo. Film ini digarap di Maroko, Afrika Utara sehingga lebih banyak scene di Negara tersebut. Dalam konferensi persnya, Rako Prijanto mengungkapkan proses produksi selama 63 hari dengan pengambilan gambar selama 52 hari. Film ini akan banyak bercerita tentang pengalaman mereka di Maroko.

Rako mengungkapkan kenapa dirinya memilih Maroko, karena ingin mebawa warkop DKI ke level yang lebih tinggi dan bisa bersaing dengan film dunia. Film ini diproduksi oleh Falcon Pictures. Rako mengatakan dirinya menggarap film ini lebih serius dengan tingkat kreativitas yang tinggi dan tetap menjaga kualitas Warkop DKI sendiri yang dia hormati. Sejak trailer film ini diunggah 17 jam yang lalu, sudah ditonton 284 ribu lebih. Warkop DKI memang sangat legendaris dan masih menjadi favorit dikalangan masyarakat.